Inilah Bahaya Tidur Setelah Makan Sahur

Tidur setelah makan sahur sering dilakukan hampir semua orang. Rasa kantuk setelah sahur memang sulit untuk dikendalikan, terlebih lagi jika pada malam harinya Anda kurang tidur atau tidur tidak nyenyak. Bangun untuk sahur menjadi tantangan tersendiri bagi sebagian orang saat menjalankan ibadah puasa. Ini karena sahur merupakan waktu tidur yang masih cukup nikmat. Namun bagaimanapun kita harus tetap bangun untuk makan sahur. Makan sahur merupakan hal yang penting sebagai cadangan energi ketika berpuasa .

Banyak dari kita setelah melaksanakan aktivitas makan besar akan merasa ngantuk dan ingin segera tidur. Sebenarnya kondisi ini merupakan hal yang wajar, karena rasa kantuk disebabkan oleh nutrisi masuk ke dalam tubuh yang diperoleh dari makanan yang dikonsumsi. Umumnya makanan yang dikonsumsi ketika sahur adalah nasi , sedangkan nasi itu sendiri mengandung glukosa yang dapat menghambat sel-sel neuron.

Tidur Setelah Makan Sahur

Tidur setelah makan sahur tidak dianjurkan karena kadar glukosa mampu menghentikan sinyal aktif ke otak dan dapat menutup neuron penghasil protein mikro yang mejaga kesadaran tubuh manusia. Bahaya tidur setelah sahur juga tidak hanya dirasakan dalam jangka pendek saja, namun akan berdampak terhadap kesehatan tubuh jangka panjang.

Cara & Tips >>  6 Tips atau Cara Mudah Mengatasi Rasa Sakit Gigi Ngilu Sensitif Mendadak

Waspada Bahaya Tidur Setelah Makan Sahur

Kebiasaan buruk tidur setelah sahur harus Anda hilangkan, karena jika dilakukan terus menerus maka akan mengganggu sistem kerja organ pencernaan Anda. Gangguan kesehatan yang serius tersebut dapat berakibat jangka pendek ataupun jangka panjang. Berikut beberapa hal yang perlu ketahui mengenai bahaya dari kebiasaan buruk tersebut.

baca juga : manfaat olahraga saat puasa

Berat Badan Naik

Ketika Anda puasa tubuh tidak akan menerima asupan makanan dan minuman selama 14 jam. Namun hal tersebut bukan berarti badan akan menjadi berkurang ketika berpuasa. Jika saat berpuasa Anda menjalankan pola hidup yang tidak sehat maka risiko berat badan naik saat puasa juga ada. Hal ini yang sering dialami banyak orang, terutama mereka yang berencana menurunkan berat badan ketika puasa. Salah satu penyebab Anda gagal menurunkan berat badan adalah sering tidur setelah makan sahur. Kebiasaan tersebut menyebabkan tubuh menyimpan lemak lebih lama. Apalagi jika menu makan sahur berupa makanan yang tinggi kolesterol.

Refluks

Bahaya selanjutnya ketika Anda tidur setelah sahur adalah refluks. Ketika Anda langsung tidur setelah makan maka makanan yang baru Anda konsumsi belum langsung dicerna oleh lambung. Hal ini yang memungkinkan terjadinya refluks atau makanan akan berbalik akibat pengaruh gravitasi dan posisi badan ketika berbaring.

Cara & Tips >>  Cara Berhenti Merokok Dengan Pola Hidup Sehat

Rasa Terbakar

Makanan yang berbalik ke kerongkongan akan membawa serta asam lambung yang naik pula sehingga dapat melukai kerongkongan dan daerah sekitarnya. Akibat dari luka ini, kerongkongan serta daerah ulu hati akan menimbulkan rasa panas seperti rasa terbakar. Kondisi ini terjadi saat perut terisi penuh. Selain bagian kerongkongan dan ulu hati, bagian dada juga dapat mengalami hal demikian. Ketika tubuh tidur, maka sistem pencernaan akan bekerja lebih keras. Jika kebiasaan terus terus dilakukan maka dapat menyebabkan sakit maag karena kadar dari asam lambung terus meningkat. Naiknya zat asam di lambung inilah yang menyebabkan dada seperti terbakar.

Tidur Setelah Makan Sahur1

Stroke

Stroke merupakan salah satu penyakit berbahaya yang banyak ditekuti orang. Risiko dari penyakit ini tidak main-main, dan dapat timbul dari hal sepele seperti kebiasaan tidur setelah makan sahur. Menurut beberapa penelitian yang sudah dilakukan, kebiasaan buruk ini dapat meningkatkan risiko terkena stroke. Untuk itu Anda disarankan menghindari hal tersebut.

Cara & Tips >>  Cara Menambah Tinggi Badan Tanpa Operasi

Gangguan Pencernaan

Ketika tidur dengan posisi berbaring, proses pencernaan akan berjalan lebih lambat serta pengosongan lambung yang biasanya berlangsung dalam waktu 2 jam menjadi terhambat. Ha ini dapat menimbulkan gangguan pada pencernaan seperti diare atau sembelit. Gangguan tersebut tergantung dari makanan yang Anda konsumsi ketika makan sahur.

Jika memang Anda tidak dapat menahan rasa kantuk maka Anda disarankan memberikan jeda sekitar 2 jam setelah makan sahur. Cara lain adalah tidur dengan posisi setengah duduk, yakni menggunakan bantal yang ditinggikan. Hal ini bertujuan untuk menghindari refluks pada makanan.

baca juga : manfaat puasa bagi kesehatan

Setelah Anda mengetahui bahaya dari tidur setelah makan sahur maka diharapkan Anda lebih berhati-hati. Lebih baik Anda dapat memanfaatkan waktu tersebut untuk beribadah, seperti membaca Al-Quran atau Anda juga dapat menggunakannya untuk olahraga ringan. Beberapa olahraga ringan yang bisa Anda lakukan adalah jalan santai, jogging dengan intensitas rendah, dan bersepeda. Selain menyehatkan, olahraga yang teratur juga dapat membuat tubuh tetap bugar saat berpuasa.

PENTING! BACA JUGA Kesehatan
Cara Mengobati Bibir Pecah-Pecah Saat Puasa

Cara mengobati bibir pecah-pecah saat menjalankan puasa sebenarnya cukup mudah. Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan mulai dari cara...

Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Tubuh

Manfaat puasa bagi kesehatan tubuh memang banyak sekali dan sangat luar biasa. Puasa di bulan Ramadhan merupakan ibadah yang dijalankan...

Manfaat Olahraga Saat Puasa

Olahraga saat puasa memang harus dilakukan agar kesehatan tubuh tetap terjaga. Bagi sebagian orang mungkin olahraga terdengar melelahkan ketika berpuasa....

Close