Obat Sakit Mata Bayi Berdasarkan Penyebabnya

Obat sakit mata bayi memang sangat dibutuhkan ketika bayi mengalami masalah pada mata setelah proses persalinan. Bayi yang baru lahir pada umumnya rentan terhadap penyakit konjungtivitas atau peradangan yang dapat menyebabkan mara merah pada bayi. Peradangan ini menyerang bagian membran yang melindungi bagian kelopak mata serta bagian putih mata. Saat peradangan terjadi maka pembuluh darah pada mata bayi akan terlihat jelas. Beberapa bayi juga dapat mengeluarkan cairan putih sedikit kekuningan dari mata.

Sebenarnya ada beberapa cara perawatan yang dapat dilakuakan orang tua, berikut ini beberapa obat sakit mata untuk bayi berdasarkan penyababnya.

Pengobatan Sakit Mata Pada Bayi Sesuai Penyebab

bayi

Konjungtivitas Karena Virus

Penyakit ini paling sering dialami oleh bayi yang baru lahir atau bayi yang berumur beberapa hari. Hal yang dapat menandakan terserang infeksi virus ini adalah karena adanya kondisi sakit pilek serta gejala tidak nyaman pada bayi yang membuat bayi menangis terus menerus. Sebenarnya tidak harus menggunakan obat sakit mata bayi, karena kondisi ini hanya berlangsung selama satu minggu. Cara yang dapat Anda lakukan adalah sebagai berikut.

• Membersihkan mata bayi – Untuk membersihkan mata bayi harus dilakukan secara berhati-hati. Gunakan air hangat yang masih bersih lalu gunakan handuk yang lembut untuk mengusap mata bayi. Setelah itu keringkan, termasuk daerah sekitar mata.

• Kompres mata dengan air hangat – Mata bayi yang terinfeksi virus biasanya akan membuat bayi tidak nyaman karena terasa pedih. Untuk menghindari hal tersebut Anda dapat mengompres mata menggunakan handuk yang telah direndam air panas.

Konjungtivitas Karena Bakteri

Mata sakit pada bayi yang berusia kurang dari 6 bulan juga dapat disebabkan karena infeksi bakteri. Bakteri seperti Staphylococcus, Hemofilius dan Streptococcus merupakan jenis bakteri yang paling sering menyerang bayi. Untuk mengatasi masalah ini, biasanya dokter merekomendasikan obat sakit mata bayi seperti berikut ini.

• Erythromycin tablet – Ini merupakan obat oral yang digunakan untuk konjungtivitas chlamydia dengan waktu pemberian obat selama 14 hari. Ini termasuk obat antibiotik macrolida yang dapat membunuh bakteri, menghambat perkembangan bakteri serta mengurangi protein penting yang digunakan bakteri untuk hidup.

• Erythromycin salep – Merupakan jenis obat berupa salep mata untuk bayi yang baru lahir dan terkena infeksi clamydia. Salep terbukti efektif mencegah kebutaan karena infeksi gonore dan clamydia setelah proses persalinan. Bakteri ini dapat membuat buta karena menyerang bagian kornea mata bayi. Umumnya infeksi ini terjadi pada bayi yang dilahirkan melalui operasi caesar.

Konjungtivitas Karena Alergi

Reaksi alergi dapat terjadi pada bayi setelah proses persalinan atau bayi yang berumur antara 1 hingga 12 bulan. Gejala alergi dapat terlihat dari mata bayi yang bengkak, merah, mengeluarkan kotoran terus menerus, dan berwarna merah. Kondisi ini dapat disebabkan karena udara kotor, asap, susu, atau binatang sejenis serangga. Perawatan yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut.

• Kompres Menggunakan Air Dingin – Alergi pada mata bayi akan menyebabkan bayi tidak nyaman. Untuk mengatasi hal ini, Anda dapat mengompres menggunakan handuk dan air dingin. Kompres dengan pelan agar bayi tidak terganggu.

• Jauhi Sumber Alergi – Cara termudah agar kondisi mata bayi kembali membaik adalah dengan menjauhkannya dari sumber alergi. Anda cari sumber alergi pada bayi terlebih dahulu kemudian buat kamar tidur dan lingkungan bermain untuk bayi yang jauh dari pemicu alergi.

Tips Memberikan Obat Sakit Mata Bayi

1. Jika Anda menerima obat salep maka langkah menggunakannya sebagai berikut.

Pertama Anda cuci tangan terlebih dahulu hingga bersih agar tidak terjadi kontaminasi dari salep ke mata bayi. Setelah bersih keringkan tangan dan pastikan tangan Anda cukup hangat untuk kulit wajah bayi. Tarik kelopak mata bagian bawah lalu oleskan salep sepanjang bagian kelopak tersebut. Setelah itu kembalikan kelopak mata bayi seperti biasa. Saat bayi berkedip maka semua bagian salep akan masuk.

2. Jika Anda ingin memberikan obat tetes mata, langkah-langkahnya sebagai berikut.

Seperti di atas, cuci tangan hingga bersih dan keringkan. Anda dapat melakukan pemberian tetes mata ketika bayi sedang tidur. Caranya adalah buka mata bayi secara perlahan lalu berikan beberapa tetes obat sakit mata bayi sesuai yang dianjurkan. Ketika bayi menutup mata maka obat akan menyebar ke semua bagian mata.

3. Untuk Anda yang ingin memberikan obat antibiotik pada bayi maka pastikan Anda mendapatkan obat sesuai resep dokter. Obat antibiotik untuk mengobati mata harus digunakan sampai dosis yang diberikan dokter habis. Artinya, jangan memotong waktu dalam memberikan obat antibiotik karena hal ini dapat memungkinkan bayi terinfeksi kembali.

baca juga : obat sakit mata belekan dari bahan alami

Itulah beberapa obat sakit mata bayi sesuai dengan penyebabnya yang perlu Anda ketahui.

eritomycin salep mata untuk bayi